Daily Archives: December 9, 2011

Rancob RBSL

9 December 2011

 

beberapa orang menganggap bahwa perancangan dalam percobaan selalu membuat pusing peneliti, terutama yang selalu saya dengar saat mahasiswa memulai konsultasi pembuatan proposal. Padahal kalau kita sedikit tahu konsep penggunaan masing masing perancangan, maka RAL, RAK, RBSL dll akan sangat mudah kita pahami dan laksanakan.

Khusus untuk RBSL, tahukah anda mengapa di namakan RBSL?

Beberapa mahasiswa yang saya beri tugas untuk menjawab pertanyaan ini, banyak yg hanya bisa cengar cengir dan garuk garuk kepala.. (bagaimana saya tahu sejarahnya RBSL, lha wong namanya saja sudah membuat saya bingung, pak..@@##).  Lha kalau sudah begini mana bisa saya menahan untuk tidak cengar cengir juga..

Baiklah… ini lho mengapa nama perancangan ini kok Bujur Sangkar latin atau latin square design..

RBSL

sudah paham..? beluuuum… jawab mereka serentak..

Baiklah jam sudah habis, mari saya bukakan satu slide lagi yg sekaligus menjadi tugas anda.!!

 

ISOLASI BAKTERI PENGHAMBAT QUORUM SENSING DARI PERAIRAN TAMBAK DENGAN MENGGUNAKAN BIOSENSOR Chromobacterium violaceum CV026

9 December 2011

Abstrak

Quorum sensing bakteri mempunyai beragam implikasi terhadap tingkah laku bakteri. Quorum sensing diketahui berhubungan dengan proses patogenisitas, virulensi serta pembentukan biofilm dan perubahan DNA. Proses quorum sensing ini dapat dihambat dengan menggunkan bakteri yang mampu menghalangi proses quorum sensing yaitu proses quorum quenching. Bakteri quorum sensing inhibitor (QSI) didapatkan dengan mengisolasi sedimen dan air dari tambak udang tradisional, semi intensif dan intensif. Isolasi bakteri dilakukan dengan menumbuhkan sampel kedalam media NA. setiap koloni yang terbentuk kemudian dilakukan kultur murni untuk pengujian penghambatan quorum sensing menggunakan biosensor Chromobacterium violaceum CV026. Hasil dari pengujian penghambatan quorum sensing didapatkan dua spesies bakteri yang mempunyai kemampuan melakukan penghambatan terhadap quorum sensing. Isolat bakteri yang mempunyai penghambatan terbesar dilanjutkan dengan analisis spesies menggunakan MicrobactTM dan dikonfirmasi melalui analisis 16S rDNA. Hasil analisis menunjukkan bahwa spesies bakteri yang mempunyai kemampuan penghambatan quorum sensing terbesar adalah Vibrio parahaemolyticus strain LCL28209.

Kata kunci: Isolasi, quorum sensing, C. violaceum CV026, V. parahaemolyticus strain LCL28209